“Kamu gak tau kan!?? kalo hatiku selalu sedih ngeliat kamu sedih??! Kamu juga gak tau, betapa khawatirnya aku ngeliat kamu menderita”.
Ya,,kamu gak akan pernah tahu… Gak akan pernah tahu betapa keras usahaku untuk menghiburmu. Aku yang selalu rela meninggalkan urusan ku yang lain demi membalas semua sms mu. berbincang-bincang dengan mu, dan memberikan kata-kata penghiburan, dan obat tawa yang kuharap bisa menyembuhkan luka hatimu…
…. (Hening)
“Kamu gak taw, berapa lama aku menunggu di depan pintu hatimu, dan mengetuk. Tanpa pernah sekalipun pintu itu terbuka”
“Kamu hanya mengurung diri di dalam. Sendiri. Tanpa membiarkan aku untuk masuk lebih jauh, setidaknya memberikan ku kesempatan untuk membantumu menyatukan kembali hatimu yang telah hancur”
“Aku seperti orang bodoh, yang menunggu sesuatu yang aku tahu tidak akan pernah datang menghampiriku. Aku bodoh karena setiap detik hidupku ku gunakan untuk menipu diriku sendiri dengan mengatakan kalo kau akan datang dan menjawab semua keraguanku”
“Dan tak sekalipun kamu pernah memandangku lagi, kini”
———–
“Aku lelah, menunggu. Terutama menunggumu”
“Aku ingin mengakhiri hari-hariku, sebagai orang bodoh, yang selalu menipu diri sendiri.”
“Setidaknya, saat aku terbangun esok hari, aku tidak perlu mencemaskanmu lagi…”
Dan menanyakan pertanyaan kosong, yang selalu dijawab oleh udara, Apakah kau tidur nyenyak semalam? Ato apakah kau baik-baik saja?
“Tenang saja, nanti ketika kau membuka pintu hatimu lagi, kau tidak akan melihat ku berdiri disana. Setidaknya, kau tidak perlu menghabiskan tenagamu dan suaramu untuk mengusirku pergi.”
………
“Dan maafkan aku karena telah menjadi pengganggu dalam hidupmu”
————
Saya berbalik dan melangkah pergi. Meninggalkannya sendiri di ruang kelas itu. Di luar, hujan masih terus turun sepanjang hari. Yah, Desember kelabu. Hujan yang tidak pernah berhenti, dan akhir dari semua perasaan yang telah saya pendam sekian lama terhadap dirinya.
Mungkin begini lebih baik, untuk diri saya.
dan Dia?? mungkin akan lebih baik tanpa diri saya….
Entahlah…
Dia terduduk disana. Dipojok kelas itu. Sendiri.
“Hemmh…Samperin gak ya??” Pikir saya.
Entahlah, semenjak kejadian di taman kemarin saya merasa sangat tidak enak terhadapnya. Terlebih lagi karena saya sudah mencuri sebuah ciuman dari dirinya. hehe. Ciuman yang terlarang. Dan saya akui saya salah. Yaya, saya memang orang bodoh, egois, dan seenaknya sajah. Seharusnya saya tidak bertindak sejauh itu kan??
Huh,,terdapat sedikit rasa penyesalan di hati saya. Seandainya waktu bisa diulang, mungkin saya akan menciumnya lebih lama lagi..hehe..gak ding, saya seharusnya tidak melakukannya kan??Setidaknya saya minta ijin terlebih dahulu.
“Maaf, apa boleh bibirnya saya cium mbak??”
PLAAKKK!!
Bisa saya bayangkan tamparan itu sudah datang sebelum saya sempat menciumnya. hehe.
PLAAKKK!!!
“Aduhh!!” Sial, ada yang memukul kepala saya dari belakang.
“Hahaha..ketahuan kamu di. Ngeliatin Dia ya?? Dasar setan cilik!! Monyet disebelah saya ini mengganggu sajah.
Namanya Mia, salah seorang sahabat saya di kampus. Dan entah sejak kapan Mia sudah duduk disamping saya. Mia ini seperti jelangkung sajah, datang tak diundang, tapi pulangnya minta diantar. Haha..
“Ngeliatin sapa???” Tanya saya pura-pura tidak tahu.
“Ahh..hayo ngaku!!Kalo gak aku bilangin ke orangnya ni..” Mia segera bangkit dan langsung membuka mulutnya lebar-lebar, pertanda bahwa dia akan berteriak bak loudspeaker soak yang baterenya sudah karatan.
Saya langsung membekap mulutnya, dan menyeretnya keluar dari ruang kuliah. Dengan kepala dibawah.
“Gila kamu!!”
“Hahaha..wo ow Adhi ketahuan, ngeliatin Dia…” Ahh, suaranya yang sok-sok meniru lagunya matta band sungguh membuat saya pengen terjun dari lantai 4 kampus ini.
“Iya..iya..Aku emang ngeliatin Dia, emang kenapa??Aneh ya??
“Gak sih harusnya, cuma kalo kamu ngeliatin Dia dengan iler netes-netes gitu, terus mata nanar kayak lum dikasik jatah setaun….”
“Gak segitunya kali!!!! Tapi, apa iya ya aku kayak gitu tadi???” Sial, saya tidak senafsu itu. Sungguh!!
“HAHAHAHA!!!” Ketawa lagi ni anak… Mia bener-bener seneng liat temen susah, susah liat temen seneng.
“Ahh..udah ah, aku mau balik ke kelas.” Saya malas kalo hanya mendengarkan cemoohan si Mia.
“Jangan mpe buka celana ngeliatinnya ya dhi!!!” Mia berteriak begitu kerasnya.
Damn.
————-
Dia tiba-tiba sudah duduk disebelah tempat duduk saya.
Deg. “Mati aku”
Sial, apa lagi sekarang?? Apa belum cukup dia nampar saya kemarin?? Kayaknya sih gitu. Karena tatapan matanya seperti penjagal ayam di pasar dengan pisau dapur di tangan kanan dan ayam di tangan kiri. Seakan mau bilang “Mati Lo dhi!!!” BRAKKK!!!(bunyi pisau dapur memotong leher ayam)
Glekk..
Saya hanya bisa menelan ludah dan berdiri kaku. Ingin rasanya saya balik ke Mia dan memintanya mengambilkan tas dan buku saya yang masih berserakan di atas meja. Tapi.. Ohh.. Bisa diinjak-injak kejantanan saya oleh nya kalo Mia tahu saya takut dengan si Dia. Tidak. Itu tidak boleh terjadi.
Akhirnya dengan membulatkan tekad berani mati, saya memutuskan untuk duduk di bangku saya, di sebelah Dia.
Jarak 20 langkah… Glek..
Jarak 15 langkah… keringat dingin mengucur deras…
jarak 10 langkah… Kaki saya mulai bergetar… Seluruh badan bergetar…
Jarak 5 langkah… Wajah memutih dan kepala saya pusing.
Jarak 2 langkah… Gdubbraakk..
“Aduh!!!!” Sial..Monyet!!!Saya lupa kalo ada kayu pembatas ruang kelas A dan B yang melintang di jalan. Jadilah saya tersungkur menanggung malu dihadapan teman-teman saya.
“Ya ampun dhi..Kamu gak apa-apa kan?? Makanya hati-hati dunk kalo jalan…” Suara ini..
Deg.
Si Dia sudah berjongkok di depan saya dan segera membantu saya berdiri. Ya ampun, Apa kata dunia???
“Aoow…” Saya meringis kesakitan sambil mengurut lutut saya yang tampaknya sedikit lecet dan membiru.
“Kamu gak apa-apa kan?? Sini aku bantu kamu duduk di kursi mu..”
“Eh iya, thx.” Sumpah, demi pahlawan bertopeng pembasmi keadilan, saya tidak menyangka akan perlakuannya kepada saya. Benar-benar tidak bisa dipercaya. Apa dia tidak marah??Apa dia tidak dendam?? Ato jangan-jangan dia Ketagihan saya cium???Hihihi.. Untuk kali ini saya tidak ingin membuktikannya. Bisa-bisa saya di lempar dari lantai empat. hehe.
“Apanya yang sakit?”Dia bertanya, dan sangat terlihat khawatir.
“Emm, gak papa kok. Cuma sedikit nyeri ajah. Masih sakitan juga tamparan kamu kemarin.” Saya mencoba untuk langsung melakukan penetrasi ke inti masalahnya. (Aihh, kayak maen bola aja)
“Oww..” Dia menarik badannya dan bersandar di sandaran kursi dan memalingkan wajahnya dari saya.
Saya?? Kembali pura-pura sibuk mengurut-urut lutut saya yang terasa sakit, sambil sesekali mencuri pandang ke wajahnya.
Sial, saya tidak tahu bagaimana harusnya memulai pembicaraan setelah apa yang saya katakan tadi. Dia hanya diam seribu bahasa. Belum lagi perasaan tidak enak saya semakin parah ketika teringat teman saya yang notabenenya “Gebetannya” Dia. Kalo dia lapor, bisa habis saya di keroyok anak-anak satu fakultas tempat teman saya itu kuliah.
“Sakitnya masih terasa??” Si dia tiba-tiba mengakhiri keheningan yang tercipta diantara kami.
“Eh, umm, gak sih.. Udah aku kompres pake air es semalem.” Saya sedikit berbohong. Ya hitung-hitung biar dikasihaninlah. n ujung-ujungnya di maafin.
“Sorry ya… Kemarin aku keterlaluan.” Saya mengatakannya dengan kepala tertunduk. Sungguh, saya tidak berani untuk menatap matanya.
“Ehmm, gak kok!!! Harusnya aku yang minta maaf udah nampar kamu keras gitu”
WHAAATTT!!!!??? Apa saya bilang!! Ni cewek pasti ketagihan saya cium. Hahaha. Cium lagi ahh.. hehe. Gak dung, becanda.
“Eh??Kenapa kamu minta maaf??Kamu pantes lagi nampar aku, karena aku udah seenaknya ma kamu” Akhirnya saya berani memandang matanya lagi. And u know what? Matanya adalah mata terindah yang pernah saya lihat. Ehem.
“Maka dari itu, harusnya aku tu kemarin mukul kamu aja mpe pingsan. Biar kamu tahu rasa!!!Enak aja udah nyium aku, eh cuma aku tampar aja. Harus dapet lebih tuh!!!” Entah darimana datengnya, di tangannya udah ada stick baseball.
Buseet dah… “Mak.. Jangan tangisi kepergian ku ya…”
————-
“AMPUNNN, DIA!!!!!”
Namanya Nadia. Gadis tercantik yang dulu sekali pernah hadir dalam relung hati saya, yang baru kemarin sore menampar saya karna saya cium tanpa sengaja.
hehe.
Sore ini kami berdua duduk di bangku di pinggir lapangan kota yang biasanya digunakan oleh masyarakat di kota kami untuk berolahraga. Ya, berdua. Sesuatu yang akhir-akhir ini tidak bisa habis saiah pikir. Entah kenapa, dia menjadi sering sekali untuk mengajak saiah pergi ke tempat-tempat yang tidak pernah saiah duga. Seperti saat tadi, Entah setan apa yang telah membisiki telinganya, ketika dia tiba-tiba menelpon saiah.
“Halo, dhi! Temenin aku jogging dunk..ya..mau ya..????”pintanya manja.
“eh,,emm,,kapan??”
“Taon depan!! Ya sekarang lah!! Kamu pasti mau dunk!!hehe..ntar ya, jam 4.”
TUtt..tut..tut..
Yah begitulah, tanpa kuasa menolak bahkan diberikan pilihan untuk menjawab, saiah sudah duduk disampingnya saat ini, setelah kelelahan sehabis lari mengelilingi lapangan kota.
“Hauss nih, beliin minum dunk dhie..” Kemanjaannya ituh masih jelas terlihat di wajahnya yang kelelahan. Padahal sudah memasuki kepala dua tahun ini.
“huuhh,,wanita ini”pikir saiah. Saiah pun tak kuasa menolak.
Akhirnya setelah kami berdua meneguk sebotol aqua dingin yang segar, sedikit demi sedikit tenaga kami mulai pulih. Kami pun bercanda, banyak tertawa sambil sedikit membuat lelucon dari orang-orang unik yang lewat di depan kami saat itu.
Sungguh tak terbayangkan apa yang sedang saiah lakukan ini. Pergi berdua dengan dia yang dahulu selalu menolak ajakan saiah untuk sekedar pergi menemani saiah. Dia yang sudah saiah kenal sedari dulu, sifat baik buruknya, kemanjaannya, Bahkan jerawat di wajahnya pun pernah saiah hitung, saking dekatnya kami. Tapi tak sekalipun Dia mengiyakan saiah ketika saiah ajak untuk sekedar pergi ke kantin kampus yang hanya berjarak beberapa meter.
Dia yang dahulu sering saiah goda dan selalu saiah usili, dan dia yang terkadang suka bergelayut mesra di tangan saiah, bahkan suka meminjam bahu saiah untuk tertidur, tapi tak sekalipun dia pernah cerita kepada saiah kalo ternyata dia sedang menyukai seorang pria yang juga teman saiah itu.
Bukan!!Bukan dalam maksud saiah juga menyukai si dia. Bukan sama sekali. Karena dalam hati ini saiah hanya menganggapnya teman. Tidak lebih. titik.
Dan begitu juga dia, dahulu hanya menganggap saiah teman. Sekarang?? Tetap teman saiah kira. Karena saiah tahu dia sedang menyukai teman saiah (entah sekarang masih atau tidak saiah tidak tahu). Dan semenjak ituh saiah mulai menghindarinya.
Bukan!! bukan karena saiah cemburu atau marah!!Bukan sama sekali, tapi karena saiah tidak ingin mengganggu hubungan mereka. Saiah tidak ingin di cap pemakan gebetannya teman, terlebih lagi karena rasa ituuh sudah saiah timbun jauh hari lalu, ketika saiah bertemu dengan cinta pertama saiah yang sudah berlalu.
Bahkan sampai sekarang pun saiah masih suka menghindarinya. Karena saiah tidak ingin membuat sakit teman saiah itu yang menyukai si dia.
“Ehh,,anjing itu lucu banget ya!!” Seketika dia membuyarkan lamunan saiah.
“Ehh, mana?? ohh.. Iya, lucu” Mengenang masa lalu membuat saiah menyesali kenapa menerima ajakannya tadi, dan tiba-tiba..
Dia menyandarkan kepalanya di bahu saiah perlahan, sambil tanganya memeluk tangan saiah.
DEG. anak ini…
Hati saiah terlonjak, dan tubuh saiah reflek menghindar dan melepaskan pelukan tangannya. Dahulu, ini merupakan hal biasa bagi saiah, namun sekarang…(saiah hanya tidak ingin menyakiti hati teman saiah, hehe)
Dia memandang saiah takjub. Kaget tepatnya. Terpana dengan sedikit mulut menganga.
"Kamu tuh kok gitu sih sekarang?? kenapa ngindarin aku terus…" Nada suaranya naik satu oktaf.
"Haduh,,kamu ni,,ntar si itu marah lo..Bisa di bunuh aku kalo di tauin lagi deket-deketan ama kamu. hehe"
"Heh..kan udah aku bilang ma kamu, aku tu gak ada apa-apa sama si itu. Berapa kali harus aku bilang???" naik dua oktaf.
"Alah, ni anak suka bercanda aja. haha" pikir saiah. Padahal baru beberapa minggu yang lalu dia tersipu malu ketika saiah goda dia yang lagi pdkt ama si itu.
Dia memalingkan mukanya dan menyandarkan dirinya ke bangku taman. Napasnya naik turun tidak keruan. Dan saiah hanya duduk disampingnya sambil tersenyum-senyum simpul melihat tingkahnya yang saiah pikir sedang bercanda.
"Ehh, marah beneran ya mbak?? hehe..tak beliin balon deh.." Saiah pun menanggapinya dengan bercanda.
"Makan tu balon!!!!" naik 3 oktaf.
Lo..lo..Dia marah beneran kayaknya. Dia bangkit dan ingin segera beranjak menjauhi saiah. Tangan saiah pun reflek mencegah dia pergi.
"Iiihh lepasin…" naik 4 oktaf.
"Lo, kamu tu kenapa sih?? kenapa sekarang jadi marah gini?? rasanya dulu-dulu biasa aja deh.." Saiah mulai merasa heran dan ikut beranjak dari bangku taman.
Sambil menepis tangan saiah dia pun berbalik menghadapi saiah, "Kamu tuh yang kenapa!!!Udah dibilangin juga aku sama dia tu gak ada apa-apa!!!masih juga di ungkit-ungkit terus!!!Ngindarin aku terus lagi!!!! KAMU TU NYEBELIN TAU GAK!!!!!" 5 0ktaf.
Kini giliran saiah yang takjub. Kaget tepatnya. Terpana hanya sajah dengan mulut ternganga lebar. Untung gak ada lalat masuk ataupun naga keluar.
Sungguh tak pernah saiah kira, dia yang dahulu selalu tampak seperti kekanak-kanakan, kemanjaan, sekarang berbicara kepada saiah, marah tepatnya, seperti gadis yang sudah benar-benar dewasa.
Dan dia pun berbalik pergi meninggalkan saiah yang sedang bingung. Bingung bingung dan bingung. Bingung dengan kata-katanya. Bingung dengan kemarahannya.
Saiah hanya bisa berpikir, "KEjar gak ya???kejar??gak??kejar??gak??kejar??gak??"
Tiba-tiba saja hujan rintik-rintik mulai jatuh ke pangkuan ibu pertiwi. Entah ini rencana tuhan sebagai pengiring dari kejadian di kala sore itu atau hanya kebetulan sajah. Entahlah. Dan semakin lama saiah merasa hujan ini kok makin deras yah???
Saiah pun menatap si dia. Dia yang kini sudah berada jauh beberapa langkah di depan saiah. Saiah memutuskan untuk mengejarnya.
Bukan!!Bukan untuk mencegahnya pergi, atau juga meminta kejelasan dari dia, atau juga meminta maaf. Tapi…
"Hooee!!!Tunggu!! Aku kan nebeng di mobil mu!!!!"
——-
Hujan turun begitu derasnya. Dan alhasil saiah berhasil mencapai tempatnya. Berhasil mengejarnya dan menggenggam tanganya. Dia menepisnya.
"Oke-oke!! Aku minta maaf!! Iya aku salah!!!Aku gak akan ngungkap-ngungkap hal-hal itu lagi deh, kalo itu buat kamu marah!!" Kata saiah sedikit berteriak untuk mengalahkan bunyi butiran air hujan yang saat itu jatuh disekitar kami.
Dia menghentikan langkahnya. Terdiam.
Saiah sedikit terpana ketika memandang wajahnya. Air matakah yang turun dari wajahnya?? Sial, hujan ini membuat saiah buta dalam membedakan air mata dan air hujan yang menghiasi wajah cantiknya. (Saiah belum bilang kan kalo dia itu cantik sekali)
"Kamu bener-bener tega, dhi!!”katanya perlahan.
“Kamu jahat banget ama aku!! JAHAT!!!JAHAT!!!JAHAT!!!"
Dia berteriak sembari memukul-mukulkan tangannya ke badan saiah. Saiah hanya membiarkannya sajah. Dan sambil tetap tidak mengerti kenapa saiah dia bilang jahat.
"Iya..iya aku jahat…aku emang jahat, tapi kasik aku alesannya donk!! Kenapa buat kamu aku jahat??” Saiah berkata sambil menangkap kedua tangannya untuk menghentikan pukulannya ke tubuh saiah. Sakit juga ternyata.
Dan dalam derasnya air hujan itu dia menangis. Ya, menangis. Kali ini saiah yakin seyakinnya kalo dia menangis. Tidak perlu air mata lagi untuk mengetahui kalo wanita cantik di depan saiah ini menangis. Karena bahasa tubuhnya yang bergetar serta hidungnya yang memerahlah yang memberi tahu saiah. (eh, apa dia kedinginan trus flu ya??)
Dia melepas pegangan tangan saiah. “Tanya aja ama rumput yang bergoyang!!!”
Sungguh. Jika saja suasanannya tidak sedang hujan dan dia tidak sedang menangis, karena saiah. Saiah pasti sudah tertawa tergelak-gelak saat itu. hihihi.
“Bahkan disaat seperti ini pun kamu masih sempet ngelawak” Dalam pikiran saiah saja tentunya.
Eh, dia berbalik dan berjalan pergi meninggalkan saiah lagi, dan kini sedikit berlari.
Saiah termenung. Seketika saiah tersadar. Dan bagaikan tertimpa batu ribuan ton atau lebih tepatnya petir di saat hujan, Hati saiah bergejolak. “Tidak mungkin….Apa dia??”
Hanya ada satu cara untuk membuktikannya…
Saiah pun tanpa pikir panjang lagi langsung mengejarnya, menangkap tanganya, membalikkan badannya, dan…
Ahh.. Entah setan darimana lagi yang tiba-tiba merasuki saiah pada saat itu. Saiah hanya melakukannya tanpa memikirkan apa-apa lagi. Entah ada beberapa pasang mata yang sedang menonton kami saat itu, entah seberapa basah baju kami saat itu, entah dimana kami berada saat itu, dan yang paling penting adalah, entah bagaimana perasaan dia terhadap saiah saat itu, dan juga entah apa yang saiah sadari salah atau benar, saiah seakan lupa. Saiah hanya terbawa suasana, (mungkin karena terlalu banyak menonton film-film drama romantis kali ya)
Dan dia, hanya tergetar, entah karena kedinginan atau karena menangis, atau juga karena marah, ketika saiah memeluk tubuhnya dan bibir saiah terpleset mencium bibir merahnya.
——–
PLAAAAKKKK!!!!(tanganya terpleset nempel di pipi saiah)
“Pulang sendiri!” ….. “Jalan kaki!”
Nampaknya saiah salah…..sangka???
Well, kali ini masih sehubungan dengan Asian Beach games competition yang sudah lama berakhir.
Teman-teman apa kabar kalian semua??
————-
Tak terasa selama seminggu kita semua berjalan bersama, duduk bersama, tertawa dan bekerja bersama dalam event ini sebagai petugas doping control. Ya, ada rasa-rasa yang akan terus terkenang di hati ini ketika kita akan mengingat lagi hari-hari yang telah berlalu.
Seminggu mungkin tidaklah cukup bagi kita untuk saling mengenal lebih jauh satu sama lain. Tapi, percayalah kalau jalan ini masih akan sangat panjang. Dan bukan tidak mungkin jika pada akhirnya nanti kita akan bertemu kembali. Karena keyakinan di hati ini bahwa tali takdir kita tidak akan terputus sampai disini.
Hemm, perpisahan selalu meninggalkan kenangan yang terasa indah dan manis untuk di kenang. Percayalah, betapapun kelabunya hari-hari yang pernah kita lalui dahulu, kali ini, begitu kita mengingatnya lagi, kita hanya akan tersenyum dan tertawa mengingat kembali apa saja kebodohan yang telah kita lakukan.
Keringat dan peluh, serta desir angin pantai yang menerjang dikala malam menjelang akan menjadi saksi bisu dari awal pertemuan kita. Biarlah pasir merekam semua jejak langkah kaki kita dan nama kita akan selalu terukir abadi diatasnya.
Suatu saat nanti, ketika kita semua tumbuh menjadi orang yang lebih dewasa, setidaknya akan ada cerita lucu mengenai pengalaman dan kenangan kita yang bisa kita bagi kepada anak dan cucu kita. Dan ketika saat itu tiba, ingatlah bahwa hidup memiliki jalannya sendiri bagi kita untuk mempertemukan kita kembali seperti bagaimana hidup mempertemukan kita dahulu.
dan saya sudah tidak sabar lagi menunggu hari itu tiba. Hari dimana senyuman kita kembali merekah dan ucapan “How are you?” itu terucap kembali dari bibir merah kita sembari menyapa dan berjabat tangan bersahabat.
———-
“Akankah Hidup mempertemukan kita kembali??”
“Pasti!!”
Teruntuk :
*semua teman dco internasional yang baik hati
- Meng(baca : ming) - singapore (I’ll bring u a lot of “salak” later..hihi)
- daisuke – japan (Arigato gozaimasu..untuk pin negara jepang yang kamu berikan..masih saiah simpan dengan baik..hhe)
- Miss Abe - japan (Terima kasih karena anda begitu rendah hati..dan saiah berjanji akan menjadikan jepang negara pertama yang saiah kunjungi..tunggu saja!)
*Teman-teman fakultas hukum yang namanya tidak bisa saiah sebut satu persatu karena banyaknya…(Kalian adalah teman-teman dan partner kerja terbaik dan terlucu selama seminggu itu)
*Teman-teman PSIK yang juga ada banyak..hehe..(terimakasih untuk ilmu reproduksinya..sangat berguna sekali..hihihi)
*Dokter-dokter dari fakultas unud…sorry y dok,kalo saiah ada salah..hehe (*takut nilainya diturunin*) eniwei ternyata mereka semua orang yang baik diluar waktu perkuliahan… Buat yang mau minta foto tolong kirimin saya alamat emailnya ke email saya. nanti akan saiah kirim kesana.doping control
*teman-teman fkg…gak ada ucapan…hehe…mau bilang apa??orang udah ketemu tiap hari..hehe..Tapi buat seorang teman yang udah bantu saya di kampus selama saya dispen (thx a lot 2 you!!!)
n last but not least, semua panitia doping control yang bertugas di lila buana… Thx for all…Terima kasih untuk semua keramahan dan pertemanan yang singkat itu…Acara ini juga sukses atas kerja keras kalian… (buat didi : hahaha…sayang banget di, kita gk sempet fotoan..(moga gak lupa mukamu ya…hehe), buat mbak dies,waduh..thx karena udah susah payah nyusun jadwal untuk para chaperone..hihi)
akhirnya…
Tak ada kata ataupun makna yang mampu mengungkap rasa terima kasih saya kepada kalian semua… dan Hanyalah senyum, tawa, dan air mata yang bisa membuktikan kalau kita pernah ada dan bekerja bersama…Ingat-ingatlah bahwa kita akan tetap berdiri bersama dalam sebuah kenangan dan asa berbingkai bunga matahari yang akan mencerahkan hari-hari kita,,,,,,,,
sampai pada waktunya nanti kita bertemu kembali dan bercengkrama mengenai hari yang telah berlalu…
———–
from :
Aku yang selalu menantikan datangnya hari itu….
Tags: babgoc, bali asian beach games competition, chaperone, dco, doping control, farewell, japan, lila buana, perpisahan, salak, singapore
Seminggu itu sudah berlalu. Seminggu yang penuh dengan campuran perasaan, keringat dan kerja keras. Senang, marah, sedih, takut, bosan, semua rasa tercampur menjadi satu dalam sebuah kata, “pengalaman”.
Bali Asian Beach Games Competition akhirnya selesai juga. Ya, akhirnya. Mungkin saiah tidak akan memberikan hasil dari laporan pertandingan dan bagaimana situasi disini secara mendetail, tapi sedikit saja, semua perasaan yang pernah saiah rasakan selama menjadi doping officer dalam salah satu event internasional pertama, yang diselenggarakan di Bali, dan event internasional pertama yang saiah ikuti.
Hemm, dimulai darimana ya…
Sodara tahu, bahwa sebelum kegiatan ini berlangsung saiah sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan ini. Saiah sangat bersemangat untuk menjalani pekerjaan pertama saiah, dan bersemangat sekali karena tahu akan bekerja tidak hanya dengan orang lokal, tapi juga dengan orang internasional. Sama sekali tidak ada bayangan akan apa yang saiah akan hadapi, yang saiah tahu ini pasti akan sangat menyenangkan. Tapi, memang bukan hidup rasanya jika sesuatu tersebut tidak berjalan seperti apa yang kita harapkan. Hemm, liat saja…
———–
Ada beberapa hal yang saiah sadari ketika baru bekerja dengan orang-orang dari belahan negara yang berbeda. Perbedaan budaya? jelas sekali terlihat. Tapi secara keseluruhan mereka ternyata tidak jauh berbeda dari orang-orang lokal yang sering saiah temui. Ada yang menyenangkan dan bersahabat, baik dan rendah hati, cool dan pendiam, dan yang paling saiah benci, sombong, perfeksionis dan memandang rendah orang lokal berkulit sawo matang yang baru belajar dari kesalahan seperti saiah.
Ujian mental dan kesabaran juga terjadi tidak hanya dari rekan kerja internasional saiah, tapi juga dari atlit terutama lokal. Awalnya saiah selalu berpikir kalau mengajak atlit indonesia untuk melakukan tes doping akan lebih mudah ketimbang atlit luar. Yah, pertama, kita sama-sama makan nasi lah, dan bahasa kita juga sama kan, tapi kenyataannya, atlit indonesia tertentu jauh lebih susah untuk di tangani ketimbang atlit luar. Huuuhh, disaat seperti ini saiah hanya mengelus dada, sambil tetap menahan kesabaran dan tersenyum tiga jari ala indra bekti.
Dan semuanya tidak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja. Banyak kesalahan yang terjadi dan satu dari semua kesalahan saiah merupakan sebuah kesalahan yang fatal. Fiuh, sampai sekarang pun saiah masih terkenang dengan kejadian itu. Tapi biarlah hanya saiah dan DIA yang tahu kesalahan itu. (hihi takut aib kebodohan saiah terbongkar).
Satu yang saiah pelajari dari kesalahan-kesalahan yang saiah lakukan adalah, “yang terpenting dari sebuah kesalahan bukan tentang bagaimana kita membuat kesalahan itu, tapi bagaimana kita memperbaikinya dan berusaha untuk tidak membuat kesalahan yang sama dan yang lain. Serta mengambil hikmah dari kesalahan kita.”
Bagian yang paling menyenangkan dari semua pekerjaan ini adalah mendapatkan teman baru. Baik itu teman lokal maupun internasional. Saiah belajar banyak dari teman-teman ini. Terutama yang internasional. Ya, mereka merupakan rekan kerja saiah, yang tergolong dalam orang2 yang baik hati, menyenangkan dan cool.
“I hope, we will meet again another times… c u all!!”
Oya, saiah jadi menyadari betapa menguasai banyak bahasa asing akan sangat memudahkan kita dalam bergaul dengan orang dari negara lain. Percayalah, kita akan jauh lebih dihormati ketika menyapa orang korea dengan bahasa korea dibanding dengan bahasa inggris. Ataupun menyapa orang arab dengan bahasa arab. Dengan begitu semuanya menjadi lebih mudah.
Fyi, tahukah sodara kalo orang luar negeri itu sangat tergila-gila dengan buah?? beberapa rekan kerja saiah dari jepang n singapore sangat menggilai buah salak. Ckckck.. saiah hanya geleng-geleng kepala ketika mengetahui kalau salak yang mereka makan itu sudah yang ke delapan dalam hari itu. (kalo saiah mah, satu buah bisa sekali sebulan. hehe) dan herannya, mereka tetap bilang, “its so good..” di salak yang kesepuluh. (freak)
Well finally, untuk saiah semua ini, semua hal yang saiah dapatkan dalam seminggu, merupakan sebuah awal untuk masa depan yang jauh lebih baik dari hari ini. Inilah batu loncatan yang saiah perlukan untuk bisa menggapai mimpi yang lebih tinggi lagi. Mimpi saiah untuk bisa melihat dunia luar, dan mempelajari budaya mereka serta cara berpikir mereka. Yah, anggap saja pertemuan ini merupakan kunci bagi saiah untuk bisa menaklukan dunia nantinya..hehe.. seperti lagu laskar pelangi by nidji…
“mimpi… adalah kunci,
untuk kita, menaklukan dunia…”
dan Sedikit oleh-oleh dari asian beach games…
Bendera indonesia berkibar di langit biru… Lagu Indonesia raya pun dikumandangkan…
Tim indonesia berjaya pada cabang pencak silat…
Dari kiri : saiah, miss abe (dco from japan), n dr. surudarma (dco lokal)
dari kiri : daisuke (dco from japan), saiah, miss park (dco from korea), n sisanya teman2 saiah dco lokal n chaperones…
yeah, Fly… chinesee volley ball athelete girl…
smile ladies… japanesee athlete
Segitu dulu ya,,sisanya akan saiah upload di blog photo saiah yang akan segera saiah rilis..tunggu sajah…hehe.
Tags: babgoc, bali asian beach games competition, bendera, chaperones, dco, doping control, japan, laskar pelangi, nidji, pencak silat, volley ball competition
Apakah Sodarah malas pergi ke toko bangunan untuk membeli perkakas? atau mungkin ditempat sodarah belum terdapat toko bangunan yang menyediakan perkakas yang sodarah butuhkan? Hemm, mungkin website yang satu ini bisa memberikan sodarah bukti, bukan janji.
Perkakasku.com merupakan pusat belanja perkakas online yang menyediakan peralatan-peralatan pertukangan ataupun peralatan rumah tangga pertama di indonesia. Dari perkakas, pompa air,dan alat teknik dari segala merek dan segala jenis harga, dari yang paling murah ke yang paling mahal dan berkualitas di sediakan di sini dan siap kirim begitu sodara melakukan pemesanan dan pembayaran. Sodarah bisa melihat-lihat terlebih dahulu bagian estalase dari toko ini untuk mencari barang yang diinginkan, atau bisa juga menggunakan kotak search (pencarian) yang telah disediakan untuk menghemat waktu sodarah.
Kelebihan dari toko online pertama ini adalah, design blognya yang unik dan menarik dan penempatan bagian estalasenya yang ciamik serta kelengkapan informasi yang bisa di dapat dari perkakasku.com ini membuat kita bisa nyaman melihat-lihat dan melakukan pembelian di toko online ini. Seakan-akan kita sedang dilayani oleh seorang pelayan yang ramah dan pandai menarik perhatian pembelinya. Selain itu juga terdapat artikel yang menarik dan berguna pastinya bagi sodarah yang sedang mencari-cari pompa air yang baik untuk digunakan di rumah sodarah. Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan kunjungi perkakasku.com.
Sodarah juga bisa membandingkan barang yang satu dengan barang yang lainnya. Hal ini sangat berguna sekali tentunya apabila sodarah ingin mendapatkan barang dengan kualitas, merek, ataupun harga yang pas dan dapat dijangkau oleh kantong sodarah. Jadi tinggal klik saja barang mana yang ingin dibandingkan dan klik tombol “bandingkan”.
Apabila ada pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal di hati sodarah tentang suatu produk, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya kepada CS yang selalu siap melayani sodarah. Tinggal di klik icon Yahoo messenger nya, dan bertanyalah sepuas hati sodarah. Jangan lupa, “Malu bertanya Sesat di jalan lo…!”
Dan terakhir, ada kelebihan, akan selalu ada kekurangan dunk ya. Dan satu kekurangan dari perkakasku.com ini adalah, kurang banyaknya tips-tips dan informasi mengenai barang atau perbandingan harga dan kualitas dari setiap barang yang ada disana. Apabila banyak terdapat tips-tips semacam ini, pastinya akan lebih bermanfaat dan memiliki lebih banyak pelanggan lagi.
Sekian dulu info singkat saiah mengenai situs yang satu ini, dan apabila sodarah berminat, silahkan kunjungi situs perkakasku.com ini sekarang juga.
“Kalo bisa sekarang, kenapa harus menunggu lebih lama lagi” kan??
Sebelum saiah benar-benar pergi, ada satu hal yang ingin saiah ceritakan kepada sodarah semua, cerita mengenai sebuah blog yang telah mengajari saiah tentang indahnya dunia dan memberikan saiah inspirasi untuk bisa menggapai mimpi yang lebih tinggi lagi. Blog tentang persahabatan, cinta, dan kehidupan…
———
Entah kapan pertama kali saiah berkunjung dan menapakkan kaki di blog itu. Entah berapa kali pula saiah mengulang membaca setiap tulisan yang ada di blog nya. Entahlah.
Yang saiah tahu hanyalah saiah benar-benar tidak pernah bosan untuk membacanya. Bahkan tak jarang, meskipun sudah dibaca berulang-ulang kali, tulisan yang terdapat di blog itu masih saja bisa membuat saiah tertawa terbahak-bahak, tersenyum geli, bahkan menitikkan air mata karena haru atau sedih.
“Blog Sang Pemimpi” mungkin nama ituh adalah nama yang tepat yang bisa saiah berikan untuk blog yang merupakan tempat tinggal dari “Andrei” sang travellous sejati. Karena blog itu tercipta dari mimpi seorang anak yang selalu ingin untuk pergi ke prancis, dan kini sudah menjadi kenyataan.
Bacalah “Sebuah “testimony” untuk kenyataan mimpi dan perjalanan”, dan sodarah akan mengetahui kalo mimpi tidak selalu akan tertidur di alam bawah sadar kita. Tapi juga bisa menjadi kenyataan dalam kehidupan sehari-hari kita.
Banyak hal yang menarik yang bisa kita temukan di dalam Blog yang ber tittle “senyum dunia” tersebut. Selain karena gaya penulisan dari sang empunya blog sendiri yang bisa membuat kita tertawa, ataupun menangis terharu, juga karena apa yang kita baca merupakan kisah nyata dari perjalanan hidup seorang Backpacker yang senang menjelajahi dunia.
Selain itu juga, di dalam blog “Senyum dunia” itu kita bisa belajar banyak mengenai budaya dunia luar, pelajaran mengenai kehidupan, dan semangat hidup yang bisa dijadikan inspirasi bagi sodarah-sodarah yang ingin terus maju menuju puncak dari kehidupan.
Bacalah “Serangan Fajar di Little India”, “Buy things or buy experience?”, “Eropa itu seperti perempuan cantik, tak terduga, sulit ditaklukkan.”, “Apa yang didengar tidak sama dengan yang dirasakan, percayalah!”, “Glances”, dan masih banyak lagi. Dan sodarah akan mengetahui bahwa betapa dunia tidak hanya sebatas daun kelor, dan masih ada banyak hal yang belum kita lihat dan kita rasakan sendiri.
Cinta, persahabatan, travelling ala backpacker, ahh, mungkin ini lah alasan utama saiah sering mengunjungi blog yang satu ini. hehe. Selain pelajaran tentang hidupnya yang telah membuka mata saiah terhadap dunia.
Bagitu banyak kisah tentang persahabatan yang bisa membuat saiah terharu seperti misalnya “Ada Hal Kecil Yang Berarti” yang dilanjutkan dengan “Agar kamu Saling Mengenal…” merupakan salah satu kisah favorit saiah tentang persahabatan di blog andrei. Namun satu kisah yang menurut saiah best of the best yang patut diacungi empat jempol tentang indahnya sebuah persahabatan adalah kisah “Tanpa kamu…” yang benar-benar membuat saiah merasakan sebuah rasa persahabatan yang sedemikian kuat.
Dan tentang cinta, hemm, bagi sodarah yang sudah sering dan juga mengenal blog yang satu ini pasti langsung tersenyum makna. Bagaimana romantisme kehidupan yang selalu mengiringi setiap postingan dari andrei ini benar-benar bisa membuat saiah hanyut dan tak habis pikir. kenapa tak habis pikir??? hihihi. *Buat yang ngerti pasti langsung senyum makna*
Rasanya sulit bagi saiah untuk mengkategorikan lebih jauh lagi setiap postingan yang terdapat di blog andrei kedalam daftar tersendiri, karena di dalam setiap cerita tersebut mencakup banyak hal yang bisa kita petik hikmahnya. Baik itu tentang cinta, persahabatan, kehidupan, dan banyak hal lainnya. Namun satu hal yang membuat saiah tidak pernah bosan mengunjungi blog ini adalah humor-humor yang selalu berhasil membuat saiah untuk tertawa terbahak-bahak membacanya. sungguh!
Dan mungkin akan jauh lebih baik bagi sodarah untuk membaca sendiri blog ini dan menentukan apa ini termasuk salah satu blog yang bagus menurut selera sodarah atau hanya sekedar blog biasa. Bagaimanapun juga, review singkat yang saiah berikan ini benar-benar berasal dari pandangan subjektif saiah sendiri sebagai seorang manusia yang banyak kekurangannya. Jadi datang dan nikmatilah blog abang saiah yang satu ini
Ehem, Ada kelebihan tentu ada kekurangannya, dan kekurangan dari blog ini adalah : “JARANG diUPDATE!!” Jadi saiah benar-benar dibuat penasaran untuk menunggu setiap postingannya. ;p , So buat bang andrei, saiah sarankan untuk lebih sering update blognya ya!!heehehe.. Saiah curiga, jangan2 yang punya blog juga jarang mandi nih sejarang ngupdate blognya. Hihihihi. Becanda bang!!
*di ajak travelling + dikenalin ama julls n Ling dijitak ama andrei* hehe.
Oya, mungkin sebagai pelengkap dari review kali ini, berikut akan saiah sertakan salah satu postingan tentang sahabat terfavorit saiah dari blog bang andrei. (buat mas bayu : mas, saiah copas nih, termasuk golongan yang mana ya?? hehe) (buat bang andrei : bang, tulisannya aku pajang disini ya!!!hehe)
Tanpa kamu…
Semua rumor ini berkembang lantaran saat itu, saya dan Ling masih di perpustakaan videografi kala malam menjelang. Menonton dan ngebahas pergerakan film new wave di Perancis, film2 nya sutradara besar macam: Jean luc godart, truffaurt, sampe ngebahas analisanya Andre bazin dalam Chasier du cinema, mereka adalah tokoh dibalik kesuksesan sinema perancis. Makanya gak sedikit waktu yang diperlukan untuk mendalami pemikiran orang2 besar macam mereka, saya dan Ling sampe begadang di ruang tersebut, sampe kita ketiduran di sofa besar berdua dan besoknya petugas dan mahasiswa yang datang ke ruangan videografi melihat kita tertidur bareng di satu sofa (gak perlu lah sampe saya jelaskan gimana posisi persisnya) yang jelas rumor santer tersebar, kalo saya dan Ling itu adalah sepasang kekasih, parahnya Rumor berkembang jadi: “Andrei meniduri Ling di Ruang Videografi”. Shit!. Padahal saya sudah klarifikasi ke orang2, Anehnya hal itu bukan jadi Aib bagi yang mendengar malahan mereka ngangep saya itu kereen!, berani bercinta di kampus!. Bahkan tak jarang menginspirasi lainnya, saya gak kaget kalo tiba2 anak2 kelas ada yang bilang dengan bangga: Rei…gue tadi bercinta di di depan kelas!. AARRRGGGGHHHH!
Nah gara2 itu, hubungan saya dan Ling jadi sedikit risih. Kita jadi jarang duduk sebangku lagi, jarang pergi berduaan lagi. Kalo pun saya ngajak ngobrol, Ling hanya menjawab sekedar dan pergi menjauh dengan alasan lain. Jadilah dalam beberapa hari itu saya hanya bergaul dengan teman lain nya, lumayan ada hikmahnya juga, bisa ngakrab dengan anak2 lain. Saya baru nyadar kalo selama ini saya terlalu dekat dengan Ling hingga mengacuhkan teman2 kelas lain. Akhirnya saya pun punya Gank baru, dengan Agatha (Monaco), Ben (Canada), dan Rily (Jerman), jadi di kelas kita ber empat ngumpul di sisi kanan kelas, dulu saya ada di sisi kiri belakang duduk bareng Ling deket jendela. Dan Ling sendiri juga asyik dengan Gank barunya, bareng Miena (Iran) dan Jonathan (Austria). Kursi saya dulu duduk disamping Ling kini sudah ada Jonathan disana, Pria Flamboyan bermata biru. Begitulah hari2 kami, berjalan masing2.
Sehabis ujian waktu itu, kegiatan kampus tidak terlalu ramai, makanya saya banyak menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga asuh, nge Blog di depan komputer, atau Hang Out bareng Jean dan Leonard. Terkadang saya menemui Julls untuk menemaninya melukis di Spot2 menarik kota Lyon. Entah kenapa saat itu walau bersama Julls, pikiran saya melayang jauh. Saya kangen sama Ling, jujur saja tanpa dia hari2 saya jadi basi, gara2 rumor sialan itu makanya kita gini, Sialan!. Nasi sudah jadi bubur, mungkin jalan takdir pertemanan saya dengan Ling cuma sampe sini.
Julls menegur saya, yang dari tadi ngelamun “Kamu kalo bete, gak apa2 pulang aja saya gak keberatan kok Rei”
Saya cepat menggeleng, sambil menyalakan sebatang rokok
“Kamu ngerokok ya?”
“Iyah kalo stress!” Jawab saya kalem
“Stress? Berarti kamu ada masalah?” Julls menghentikan guratan pada sketch book nya, saya keceplosan omong.
“Bukan masalah besar kok, hanya kangen rumah” saya mengelak
Julls tersenyum, lalu merapikan peralatan gambarnya. “Kamu telpon saja ke rumah”
“Enak aja kmu ngomong, emangnya murah apa?”
“Pake Skype punyaku aja, masih ada account buat nelpon!”
Saya serba salah, ditanggepin serius.Berikutnya saya udah ada di kampus lagi memakai laptop Mac Julls di sudut kampus ber WI-FI, Julls memberitahukan password skype nya, saya menarik napas dalam sudah lama saya tidak menyapa orang rumah.
Begitu Log in banyak sekali deretan list temen2 Julls yang menyapa, Julls sendiri bilang Just ignore them, karena saat itu dia lagi sibuk ngerjain instalasi seni bareng teman kelompok. Busyet account Skype dia masih ada 120 Poundsterling buat nelpon. Begitu saya sudah make head set… Ding! Nama Panda muncul menyapa, saya cuekin sesuai perintah Julls, namun si Panda terus mengisi kotak percakapan tanpa ampun, dan saya langsung mematung begitu ia menulis:
Panda: …..kamu kan lagi deket2nya sama Andrei….
Deg! Si Panda ini ternyata Ling!Saya gemeteran mau balas, akhirnya saya memberanikan diri bukan buat mengaku kalo saya Andrei, tapi berpura2 menjadi Julls
Panda: kmu tau sendiri kan? Klo itu bohong!, nah si Andrei itu bukannya klarifikasi, malah cuek sama Rumornya!
(saya kaget)Chocolate: Loh Andrei bilang dia sudah mengklarifikasi kok, Cuma anak2 kelas aja yg lebih memilih untuk gak perduli.
Panda: Lo ngebelain dia? Jelas2 dia sekarang, udah nyuekin gue!
Chocolate: Nyuekin? Dia bilang kmu yang nyuekin dia!
Panda: Pertama emang iyah, tapi setelah itu malah jadi keterusan, dianya ikutan nyuekin gue!
Chocolate: intinya apa yang kamu mau omongin sama aku? kamu cuma mo nyalahin Rei?
Pause 5 second
Panda: Kangen…
Chocolate: heh?
Panda: gue kangen sama dia Julls
(mata saya langsung berkaca2)Chocolate: iya saya denger Andrei juga kangen sama kmu Ling, dia mikirin kamu terus, sampe dia gak bisa tidur, gak bisa makan, gak bisa…..
(saya bingung cari kata2 selanjutnya, betapa ternyata saya sangat menyayangi Ling, sangat kehilangan nya)Panda: gue juga, gak semangat belajar, gak ada lagi yang gue gangguin, gak ada lagi yang bisa gue ledekin.
(saya senyum kecut)Alhamdulillah, ternyata sobat saya satu ini juga masih sayang sama saya, saya menahan haru. Saya langsung iseng, sudah lama Ling menjajah (ngerjain) saya, gantian sekarang!.
Chocolate: kamu kenapa sih deket2 ma Rei? Kamu jangan2 suka ya ma dia?
Panda: loh? Lo marah ya? Emang lo ma dia udah jadian?
Chocolate: Oooh pasti!, saya tergila2 kok ma Rei! (Hahaha seneng banget saya banggain diri lewat orang lain)
Panda: Aaah yang bener? Kok Rei gak bilang2 klo udah jadian?
Chocolate: Begitulah Ling, anak itu terlalu Cool mungkin, anak itu pembawaan nya menghanyutkan! (xixixixi! saya Ge-Er abis muji diri sendiri, biar tau rasa si Ling!)
Panda: kamu tau gak, kenapa saya menyukai dia?
Chocolate: Gak heran kan? Dia memang keren!
Panda: Karena dia itu bodoh Julls!
Chocolate (gue langsung naik pitam): Maksud Lo apaan neh?
“Karena Rei itu mudah di kelabui” kali ini Ling tidak bercakap di kolom skype, tapi dia udah ada di samping saya, mengurai senyum haru nya. Menaruh laptop VAIO di sampingnya dan memeluk saya hangat!. Bles…beban di pundak saya jatuh terurai
“Maafin saya Rei”
Saya tidak bisa berkata apa2, berusaha sekuat mungkin nahan air mata yang jatuh dalam keharuan. Dari jauh saya melihat Julls tersenyum (rupanya ini sudah diatur nya). Sudah lama saya tidak merasakan pelukan hangat Ling, pelukan sahabat.
Berikutnya, Ling membisik dalam pelukan: “Sejak kapan kamu jadian sama Julls, heh?”
Saya buru2 langsung nutup account skype, ngehilangin jejak percakapan kami tadi.
“Gak usah repot2, semua pecakapan kita tadi sudah saya SAVE di laptop ini, tinggal kasih tau Julls!” Senyum licik Ling kembali menghias, saya langsung keringat dingin.
“Ampuni saya!!!!!” *menyembah2 gak karuan* di iringi ketawa setan Ling.Saya menatap Ling yang tertawa mengenaskan dengan keharuan yang mendalam, saya gak mau kehilangan Ling lagi, saya pengen selalu sama2 Ling, gak perduli apa kata orang bilang.
Ling berhenti tertawa melihat saya gak ngaruh di ancam, lagi2 saya gak kuasa untuk memeluk Ling kedua kalinya, saya langsung memeluk Ling, kali ini lebih erat. Membuat Ling terdiam.“Ling… saya gak mau kehilangan kamu lagi!”
Ling membisu, lalu berucap pelan: “Sejauh mana kamu gak mau kehilangan saya”
………
………
………
Saya berbisik sangat pelan namun tegas “Walau ditukar dengan Julls, saya akan tetap milih kamu….”Ling tidak bersuara, saya hanya merasakan bahu saya tiba2 basah
“Tenang saja untuk kalimat tadi saya gak akan bilang ke Julls”
Ling mempererat pelukan.***
P.S: Cerita nyata ini sedikit saya tambah2 kan, untuk saya dedikasikan kepada rekan2 Blogger yang bersahabat indah, walau permasalahan timbul, mereka tidak mencari siapa yang salah, mereka hanya sibuk mencari bagaimana merasakan hal yang dulu sempat hilang, merasakan lagi indahnya dipeluk hangat seorang sahabat!.
Posted by travellous at 2:01 PM 28 comments
—————
dan kini mengenai saiah…
Saiah akan pergi dulu. Mungkin postingan pamit saiah terdahulu terlalu singkat. Jadi akan saiah panjangkan lagi sedikit ajah,hehe.
Sehubungan dengan semakin dekatnya BALI ASIAN BEACH GAMES COMPETITION yang akan diadakan di bali, dan berhubung saiah selaku salah satu volunteer di event tersebut, dan ada hubungannya juga dengan Ujian Tengah semester yang akan datang setelah Event ini berlangsung, jadi saiah memutuskan untuk hiatus sejenak. Mungkin sekitar 1- 2 bulan. Sampai semua keadaan tenang dan kembali normal.
Mungkin saiah akan jarang bermain2 lagi ke blog teman semua, tapi saiah berjanji untuk sekali waktu menyempatkan diri untuk mampir sejenak. Dan saiah mohon maaf apabila tidak sempat membalas kunjungan teman-teman yang sudah mampir ke blog ini. Nanti setelah saiah kembali dari kesibukan saiah, saiah berjanji akan membayar hutang kunjungan dan mengacau lagi di blog teman semuah..
Tunggu saja!!! hehehe.. ;]
Farewell..
Tags: andrei, babgoc, bali asian beach games competition, cinta, hiatus, humor, pelajaran hidup, review blog, senyum dunia, traveloous
fiuh…saiah harus buru-buru pergi..
Karena sesuatu yang mendesak tidak bisa ditolak..
Jadi saiah ingin mengakhirinya disini..
hari ini..
detik ini..
Semoga kita bertemu lagi..
lain waktu..
lain hari..
semuanya,,
saiah pamit undur diri……. Untuk waktu yang belum pasti….
Hemm, judul yang aneh, bukan?? Sodarah pasti berpikir, dimana-mana setiap orang pasti menghindari yang namanya rasa sakit. Lagian sapa yang mau merasakan sakit?? Kalau rasa sakit itu selalu dan selalu membuat kita menderita.
Tapi dibalik penderitaan yang diberikan oleh rasa sakit itu, sebenarnya ada hikmah atau manfaat tersendiri yang dimiliki rasa sakit itu untuk kehidupan manusia. Dan saiah pikir rasa sakit itu adalah suatu bagian dari kehidupan manusia yang normal adanya, dan tidak harus untuk dihindari atau ditakuti keberadaannya
Tidak percaya?? Coba saja sodarah bayangkan apabila hidup tanpa rasa sakit.
Ruang pajang??? Apaan sich???
Yah tentu saja sebuah ruangan untuk memajang sesuatu bukan?? Entah itu apa, ya terserah kreatifitas sodarah untuk mengembangkannya. Nah, ruang panjang yang akan saiah bahas kali ini ni, merupakan hasil kreatifitas dari om tony astama yang akhirnya bisa terealisasi menjadi sebuah blog. Iyah, blog sodarah-sodarah. Ruang pajang itu adalah sebuah blog yang alamatnya terletak di sini.
Blog apaan sich???
Nah blog yang satu ini, mungkin wajib dikunjungi bagi sodarah yang suka menghiasi atau sedang mencari dekorasi yang pas untuk dinding rumah sodarah atau kantor sodarah dengan lukisan-lukisan atau poto-poto yang indah betuull. Karena di blog ini sodarah bisa melihat berbagai karya dari si empunya blog baik berupa foto-foto ataupun lukisan yang nantinya bisa di print untuk dipajang di dinding rumah atau kantor sodarah. Harganya pun saiah rasa setimpal lah dengan hasil yang akan sodarah dapatkan, dan harga-harga yang terdapat disana katanya sih sudah termasuk ongkos kirim.
Berikut ini saiah sertakan beberapa contoh hasil dekorasi yang dipajang di ruangpajang :
Bagaimana??Indah dan menarik bukan?? Dan saiah yakin akan sangat pas sekali di pajang di dinding rumah atau kantor sodarah.
Sodarah berminat?? Ayo pesan sekarang juga!! Segera kunjungi Ruangpajang untuk melihat hasil karya yang lain ataupun melakukan pemesanan.
CD KREATIF – SERI BERWARNA…
Hemm, program yang satu ini cocok sekali untuk anak-anak yang masih balita(Hihi, emang balita udah bisa megang komputer yaak??), ataupun anak-anak Tk dan Sd yang baru belajar mengenal berbagai macam warna.
Software ini bagus sekali untuk melatih daya kreatifitas anak-anak dalam berkreasi dan menuangkan ide untuk menghasilkan kreasi warna yang mereka sukai pada suatu gambar. 5 kelebihan utama dari “Berwarna” adalah :
1. Terdapat 49 kombinasi pilihan warna
2. Terdapat sistem 7 palet warna
3. Panduan warna gambar
4. Berkreasi tanpa batasan waktu
5. Serta dapat pula mencetak sesuai keinginan.
Menarik bukan?? Untuk info lebih jelasnya serta melakukan pemesanan, sodarah bisa menghubungi ruangpajang. Lho?? Yoi, software ini juga merupakan salah salah satu karya dari ruangpajang lo. hehe.
Ayo-Ayo bapak-bapak ibu-ibu!! Yang jauh mendekat!! yang dekat merapat!! Sayang anak!!sayang anak!!! ini program cucok untuk oleh-oleh anak-anak dirumah Pak, Buk!! Sayang anak!!
hehe
Tags: dekorasi, frame, program berwarna, review blog, ruang pajang








last commeners on semuahh